Secara umum budaya dapat diartikan sebagai jalan atau arah dalam bertindak dan berfikir (cara hidup) yang dimiliki oleh sekelompok orang untuk memenuhi kebutuhan hidup baik jasmani maupun rohani dan diwariskan dari generasi ke generasi.

Budaya dapat dibagi menjadi 4 bagian, yaitu:

  • Superculture : Kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat.
  • Culture : Kebudayaan yang hanya berlaku bagi beberapa golongan etnik, profesi, wilayah atau daerah.
  • Subculture : kebudyaan khusus dalam sebuah culture, namun kebudayaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya.
  • Counter-Culture : Tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture, namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya.

Berdasarkan wujud, budaya dapat dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu:

  •  Gagasan : Berupa gagasan, ide, nilai, norma, peraturan yang bersifat abstrak.
  • Aktivitas : Kegiatan manusia yang saling berinteraksi, mengadakan kontak dan bergaul dengan manusia lain didalam kehidupan sehari-hari.
  • Artefak : Hasil dari karya manusia berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat dilihat dan diraba serta dapat didokumentasikan.

Secara sederhana ilmu budaya dasar dapat diartikan sebagai ilmu yang mempelajari kebudayaan. Dengan adanya perbedaan tingkah laku, gaya hidup dan prinsip dasar kehidupan masyarakat dalam bersosialisasi sehingga ilmu budaya dasar dapat diartikan sebagai pemahaman, pengetahuan dasar atau pengertian umum tentang konsep yang dikembangkan untuk mengkaji tingkah laku, gaya hidup serta prinsip dasar kehidupan manusia dalam hal ini kebudayaannya.

Istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanities yang berasal dari istilah bahasa Inggris The Humanities. Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin yaitu Humanus yang berarti berbudaya, sedangkan manusia berasal dari bahasa latin yaitu Homo, sehingga bila digabungkan akan menjadi Homo Humanus atau manusia berbudaya.

Berdasarkan perkembangannya manusia (homo) dapat dibedakan menjadi 7 (tujuh), yaitu:

  • Homo Sapien : Manusia yang sudah berfikir. Pada tahap ini manusia sudah berfikir apa yang akan dilakukan di masa depan berdasarkan  pengalaman dari masa lalu.
  • Homo Faber : Manusia sudah mengenal teknologi. Pada tahap ini manusia dapat membuat alat-alat yang nantinya akan berfungsi mempermudah pekerjaan manusia.
  • Homo Languen : Manusia sudah mengenal bahasa. Pada tahap ini manusia sudah dapat mengemukakan pendapat yang ada di fikirannya, sehingga mempermudah manusia berkomunikasi satu dengan lainnya.
  • Homo Socius : Manusia sudah bersosialisasi. Dalam tahap ini manusia sudah bermasyarakat dan saling tolong-menolong.
  • Homo Economicus : Manusia mulai melakukan perhitungan ekonomi. Dalam tahap ini manusia sudah mulai memiliki usaha dan sudah memikirkan untung rugi yang didapat dari usaha yang mereka jalankan.
  • Homo Religius : Manusia sudah memiliki kepercayaan. Manusia percaya adanya kekuatan gaib.
  • Homo Humanus : Manusia berbudaya. Setiap kelompok manusia sudah memiliki cara hidupnya masing-masing (berbeda-beda).

Indonesia telah berakulturasi dengan berbagai kebudayaan dlm waktu yg lama. Letak strategis Indonesia yg ada pada pusat perdagangan internasional pada masa lampau memberi pengaruh besar terhadap kebudayaan pribumi.

Perkembangan zaman era Globalisasi sekarang ini sangat pesat sehingga membuat kita sering takjub dengan segala penemuan baru disegala bidang. Penemuan baru yang lebih banyak didominasi oleh negara-negara Barat tersebut dapat kita simak dan saksikan melalui layar televisi, koran, Internet dan sebagainya. Penemuan baru tersebut merupakan sisi positif yang dapat kita ambil dari negara Barat, sedangkan di negara Barat itu sendiri pola hidupnya sudah semakin bebas dalam bertindak dan berperilaku dalam kehidupan sehari-hari sehingga menjadi suatu kebiasaan yang membudaya. Pola kehidupan yang sudah semakin bebas inilah sisi negatif yang seharusnya kita hindari.

Budaya Asing dapat diartikan sebagai cara hidup yang berasal dari luar (eksternal) yang dapat memberikan perubahan terhadap cara hidup yang asli baik perubahan bersifat positif maupun negatif.

Masuknya budaya asing ke indonesia mempunyai pengaruh yang bermacam-macam dari dampak  positif sampai dampak negatif.

  • Dampak Positif : Modernisasi dalam segi Hukum, perekonomian dan pendidikan bagi bangsa kita.
  • Dampak Negatif : Meningkatnya kriminalitas, Kesenjangan sosial ekonomi, Kerusakan lingkungan, pergaulan diluar batas kewajaran budaya ketimuran kita.

Sumber:

http://id.wikipedia.org/wiki/Budaya#Definisi_Budaya

http://www.membuatblog.web.id/2010/02/ilmu-budaya-dasar.html

http://wisnuardiansyah.wordpress.com/2011/04/20/rangkuman-ilmu-budaya-dasar/

http://khaeylbgt.multiply.com/journal/item/3?&show_interstitial=1&u=%2Fjournal%2Fitem

Mitos, Legenda dan Cerita Rakyat – : – PUISI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s